Case 3 : KM pada Volkswagen

Pengetahuan – sumber daya yang berharga
Knowledge is more than just pure information. Pengetahuan yang lebih dari sekedar informasi murni. Information becomes knowledge by its utilisation in a specific context and by the experience of a person that handles it. Informasi menjadi pengetahuan oleh utilisation dalam konteks tertentu dan pengalaman orang yang menangani itu.

At Volkswagen, the employees create knowledge for the company with their experience. Di Volkswagen, yang membuat pengetahuan bagi karyawan perusahaan dengan pengalaman mereka. This knowledge in its entirety is the “intellectual capital” of a company. Pengetahuan ini secara keseluruhan adalah "modal intelektual" dari sebuah perusahaan.
The knowledge resource is not consumed by its application, rather it proliferates. Pengetahuan sumber daya yang tidak dikonsumsi oleh aplikasi, bukan itu proliferates. Managing knowledge means handling this resource with awareness and promoting its application in the company specifically. Mengelola pengetahuan berarti penanganan ini dengan meningkatkan kesadaran dan penerapannya di perusahaan yang khusus. At Volkswagen, knowledge management aims at making available knowledge at any place and at any time and subsequently passing on innovative local solutions to the entire Group. Pada Volkswagon, manajemen pengetahuan bertujuan untuk membuat pengetahuan yang tersedia di setiap tempat dan setiap saat dan kemudian lulus pada solusi inovatif lokal ke seluruh Grup.
Various tools and the Know-how on its significant application are made available internally by the Volkswagen Knowledge Management: Knowledge couriers, Knowledge balance. Berbagai alat dan Know-cara signifikan pada aplikasi yang tersedia secara internal oleh Volkswagen Knowledge Management: Knowledge Couriers, Knowledge keseimbangan.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *